Tips Memuji Anak (Foto: Pexels)

Memberikan pujian kepada buah hati bisa berdampak pada kepribadiannya. Pujian bisa meningkatkan kepercayaan diri anak dan memotivasinya untuk terus melakukan hal dengan baik. Namun, pujian haruslah diberikan secara tepat, tidak kurang dan tidak berlebihan.

Selama masa-masa pertumbuhan dan perkembangannya, anak akan menemukan berbagai tantangan. Pasti akan ada rintangan yang bisa menggagalkan usahanya, dan membuat anak takut mencoba lagi. Ketika anak merasa sedih atau takut mengambil risiko, kata-kata pujian dari orang tua bisa memberikan harapan baru. Oleh karena itu, orang tua harus memuji anak atas upayanya, untuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat.

Memuji anak perlu dilakukan dengan tepat. Berikut ini beberapa tips ketika kamu ingin memberikan pujian pada buah hati.

1. Jangan berlebihan
Hal terpenting yang harus diingat saat memuji anak yakni tidak boleh berlebihan dengan pujian, karena dapat berdampak buruk pada kepribadian anak. Anak mungkin tidak akan menghargai kata-kata dan pujian dari orang tuanya dan ia mungkin tidak memperhatikan apa pun yang dikatakan saat beranjak dewasa. Selain itu, kamu juga harus mencoba untuk tidak memberi tahu anak ia adalah seseorang yang terbaik dalam segala bidang, karena itu hanya akan menyebabkan anak kecewa dan hilangnya kepercayaan diri di kemudian hari.

2. Lebih banyak mendengarkan
Dengarkanlah buah hati dengan lebih baik lagi karena anak-anak memiliki banyak cerita untuk disampaikan. Anak akan lebih menyayangi orang tuanya ketika mendapat perhatian dan ditunjukkan mana yang benar dan mana yang salah.

Ketika buah hati datang dan menceritakan hal baik yang dia kerjakan, dengarkanlah. Jadi, tidak sekadar memuji perbuatannya, tetapi juga perlu mendengarkan ceritanya. Saat ia selesai bercerita, pujilah anak secara spesifik. Beri tahu dia apa yang kamu sukai. Begitu juga ketika anak datang dan mengeluh. Dengarkan dia kemudian tunjukkan di mana letak kesalahannya jika ia melakukan kesalahan.

3. Berikan dorongan
Salah satu cara terbaik untuk memastikan anak tahu kenapa ia layak dapat pujian adalah dengan diberikan dorongan. Orang tua bisa mendorong anak untuk mengasah keterampilannya dalam hal yang ia senangi. Meskipun hasilnya belum begitu baik, kamu bisa terus mendorongnya untuk lebih baik lagi.

4. Menghargai kinerjanya
Pujilah capaian anak tidak peduli sekecil apapun itu. Hal ini termasuk memotivasi ketika buah hati mencoba hal yang mungkin saja tidak bisa dimenangkan. Puji juga usahanya saat ia menghadapi kegagalan. Beri tahu anak kalau kamu menghargai upayanya dan berikan penghargaan atas kinerjanya. Hal ini akan mendorong anak untuk bekerja lebih keras. Kemudian, ketika anak mencapai keberhasilan, kamu dapat memberikan penghargaan dan memujinya dengan memberi tahu bahwa kerja kerasnya yang membuahkan hasil.

5. Memperhatikan hal kecil
Ketika kamu memberikan pujian pada anak, perhatikan juga hal-hal kecil misalnya soal cara mereka menata mainan. Tunjukkan kalau kamu tertarik dengan semua hal yang ia lakukan. Hal ini akan menunjukkan kalau kamu peduli dan itu akan berkontribusi pada perkembangan psikologinya.

BACA JUGA: Tips Parenting untuk Orang Tua Baru Agar Bebas dari Panik

6. Berikan pertanyaan
Selain memberikan dorongan dan penghargaan, kamu juga bisa mengajukan pertanyaan pada buah hati soal pencapaiannya.Mulailah dengan menanyakan bagaimana ia melakukannya sehingga ia akan mendapatkan ide tentang proses berpikirnya tersebut. Jangan lupa membantu anak dalam memahami alasan yang membuatnya berhasil mencapai sesuatu.

7. Pilih kata yang bijak dan membangun
Saat memuji anak, sangat penting untuk memilih kata yang tepat. Anak harusvmemahami apa yang kamu maksud, agar pujiannya berhasil. Oleh karena itu, penting untuk memilih kata-kata yang bijak dan membangun, namun tetap mengingat usia anak. Seiring bertambahnya usia, kamu dapat menggunakan kata-kata yang mencerminkan seberapa berpengalamannya anak dan mengucapkannya sesuai dengan tahap perkembangannya.

8. Lakukan kontak mata
Pertahankan kontak mata ketika sedang memberikan pujian pada anak. Hal ini berarti orang tua tidak hanya harus mengatakan hal yang benar tetapi juga mengatakannya dengan cara yang benar. Menjaga kontak mata dengan anak menunjukkan kalau kamu bersungguh-sungguh dengan apa yang dikatakan, dan gunakan nada yang lembut. Selain itu, cobalah untuk mengatakannya pada level matanya, tatap muka jika memungkinkan.

9. Bicarakan tentang kekuatan anak
Saat melihat si Kecil meragukan kemampuannya, seperti melihat seseorang yang melakukan sesuatu yang tidak bisa ia lakukan, ingatkan anak bahwa ia memiliki kekuatannya sendiri. Hal ini mencegah harga diri anak yang menurun. kamu juga dapat menunjukkan ada hal-hal yang dapat anak lakukan lebih baik daripada orang lain, sehingga anak dapat merasa termotivasi.

Itulah beberapa tips memberikan pujian pada anak dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan. Pujian bagaikan pedang bermata dua yang harus ditangani setiap orang tua dengan hati-hati, tak boleh terlalu sedikit atau terlalu banyak. Karena keduanya dapat berdampak buruk pada perkembangan anak.

Bagaimana Tanggapan Anda Tentang Artikel Ini?
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Komentar