5 Pertanyaan Dasar yang Harus Dijawab untuk Meyakinkan Diri Siap Nikah

Pertanyaan Siap Nikah (Foto: Pexels)

Table of Contents

Menikah memang salah satu keputusan besar dalam hidup. Kamu akan menghabiskan sisa hidup bersama pasangan pilihanmu. Wajar saja jika butuh pertimbangan matang sebelum melangkah ke jenjang tersebut.

Setiap orang pasti punya hal yang menjadi pemicu kenapa memutuskan untuk menikah. Tentu saja setiap orang punya jawaban yang beragam.
Daphne de Marneffe, psikolog klinis, menyebut umumnya jawaban cenderung menyangkut pasangan, bukan diri sendiri. Oleh karena itu, kamu perlu menjawab beberapa pertanyaan untuk dirimu sendiri sebelum memantapkan diri melenggang ke pernikahan.

Ia menyarankan seseorang harus jujur tentang motivasi yang mendasari keputusan menikah. Sangat baik jika bisa mengungkapkannya pada calon pasangan.

Untuk memastikan kamu memiliki hubungan yang sadar, selaras, dan sehat, ada lima pertanyaan yang wajib kamu tanyakan pada diri sendiri sebelum memutuskan untuk menikah.

1. Apa hubungan ini setara?
Perihal finansial jelas jadi pembicaraan penting apalagi dalam kehidupan rumah tangga nantinya. Sebaiknya diskusi finansial juga diimbangi dengan pertimbangan emosional.

Selama menjalani hubungan, apa kamu atau pasangan jadi salah satu pihak yang kerap berkompromi dalam pemenuhan kebutuhan? Jika kamu merasa sendirian dan paling banyak berkontribusi, sebaiknya evaluasi lagi sebelum ambil keputusan.

“Suatu hal yang tidak seimbang bisa kembali menyerangmu. Menghabiskan semua energimu agar satu orang tetap bahagia bakal jadi beban ditambah nanti ada anak dan orangtua yang sakit,” kata de Marneffe.

2. Apakah aku menginginkan anak?
Pertanyaan ini mungkin terdengar aneh karena sebagian orang menganggap bahwa tiap pernikahan menginginkan kehadiran anak.

Padahal, tidak masalah jika kamu kelak mempertimbangkan proses adopsi karena ingin memberikan kesempatan kehidupan dan pendidikan lebih baik buat anak yang kurang beruntung.

Kemudian, jika kamu menginginkan anak, cek lagi jika pasangan memiliki pandangan serupa. Jika keinginan kamu dan pasangan selaras, diskusi bisa berlanjut lebih jauh.

3. Bagaimana ekspektasi orang tua akan kehidupan pernikahanmu?
Tiap pasangan memiliki keunikan termasuk dalam mendidik anak maupun seni pengambilan keputusan. Namun, keluarga maupun kerabat tetap memberikan kontribusi akan kehidupan pernikahan. Penting untuk melihat harapan mereka tentang kehidupan keluarga kamu kelak.

Amiira Ruotola, salah satu penulis buku How to Keep Your Marriage From Sucking bercerita baik keluarganya dan keluarga sang suami punya kerangka acuan berbeda. Di keluarganya, kepentingan anak-anak selalu didahulukan. Sedangkan mertuanya, lebih mementingkan pernikahan mereka dan anak-anak diharapkan lebih mandiri.

“Kamu tidak hanya secara intuitif mengetahui arti keluarga bagi orang lain, dan kamu tidak dapat mengharapkan mereka mengetahui artinya bagimu,” kata Ruotola.

BACA JUGA: 5 Cara Memberi Kode Pasangan Saat Kamu Sudah Siap Nikah

4. Apa tujuan hidupmu dan apakah sesuai dengan tujuan hidup pasangan?
Bicara tujuan hidup barangkali kerap menghadirkan jawaban klise seputar kebahagiaan. Kamu memang menginginkan kebahagiaan tapi definisikan kembali kebahagiaan ini. ‘

Rob Scuka, direktur eksekutif National Institute of Relationship Enhancement, berkata penting untuk memeriksa tujuan besar hidup dan memastikan itu cukup selaras dengan pasangan. “Jika satu orang menginginkan sesuatu yang sangat berbeda, kamu akan berdebat tentang hal itu,” imbuhnya.

5. Apa persiapan untuk kehidupan pernikahan?
Ellen McCarthy Rosenthal, penulis The Real Thing: Lessons on Love and Life from a Wedding Reporter’s Notebook, mengatakan banyak pasangan yang begitu siap untuk hari pernikahan mereka. Namun, hanya sedikit pasangan memikirkan kehidupan setelah hari pernikahan, di mana menjadi kehidupan baru buat mereka.

Ia lantas mendorong pasangan untuk membuat perencanaan termasuk dengan konseling pernikahan, membaca buku tentang hubungan yang sehat atau konsultasi dengan psikolog keluarga.

Bagaimana Tanggapan Anda Tentang Artikel Ini?
+1
1
+1
1
+1
2
+1
0
Scroll to Top