Perubahan Setelah Menikah (Gambar oleh Banyu Waseso Segoro dari Pixabay)

Usai melepas status lajang, akan ada banyak perubahan yang terjadi pada kamu dan pasangan. Segala perbedaan itu merupakan proses untuk saling menyesuaikan diri. Usai menikah semua hal atau kebiasaan yang dahulu mungkin masih ditutupi, perlahan-lahan akan terkuak.

Sebagai seorang istri, kamu pasti akan merasakan beberapa perubahan yang terjadi usai menikah. Berikut ini beberapa perubahan yang lumrah terjadi usai menikah, meskipun saat ini kamu belum menyadari secara penuh.

1. Menjadi lebih toleran
Setelah menjadi suami istri, rasa toleranmu meningkat dengan sendirinya. Misalnya saja saat dia pulang telat, ia cukup memberikan kabar dan kamu dengan tenang memberikan izin. Dan sebagai suami yang baik, dia pasti tahu batasan soal apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak.

Kondisi ini mungkin berbeda ketika masih pacaran, kamu mungkin sering kesal ketika dia menghabiskan waktu di akhir pekan dengan teman-temannya.

2. Tidak jaim dan berani tampil apa adanya
Saat pacaran kamu mungkin menyembunyikan beberapa kebiasaan buruk misalnya soal kentut sembarangan. Kamu juga ada kencederungan menjaga image diri di depannya. Namun, kondisi ini berubah setelah kalian menikah dan tinggal serumah. Pada akhirnya, semua kebiasaan itu akan terkuak juga dan kamu enggak perlu malu dan jaim di depan suamimu.

3. Rajin bangun pagi
Saat masih pacaran, mungkin saja bangun pagi rasanya sulit sekali. Namun setelah menikah, kamu seperti punya kekuatan yang bisa membuatmu bangun pagi dengan sendirinya. Alasan di balik kekuatan itu tentu saja karena ingin menyiapkan sarapan buat suami tercinta. Bisa menghidangkan teh, kopi, dan masakan buatanmu sebelum dia berangkat bekerja rasanya menyenangkan sekali.

BACA JUGA:

4. Kebahagiaan suami dan anak-anakmu kelak jadi prioritas
Wajar saja saat masih lajang kamu kerap menghabiskan sebagian besar gaji untuk kesenangan pribadi. Akan tetapi, saat sudah berstatus istri, keinginan untuk berfoya-foya jadi berkurang. Kamu pun lebih memilih menyisihkan sebagian penghasilan untuk menambah tabungan keluarga. Kamu tidak segan untuk membantu suami dalam masalah ekonomi.

5. Rajin di dapur
Saat masih single, kamu mungkin lebih suka jajan daripada masak sendiri. Berbeda dengan saat sudah menikah, apalagi kalau kalian tak memiliki asisten rumah tangga, mau tidak mau kamu harus membiasakan diri ke dapur. Sebenarnya bukan cuma alasan perempuan lebih jago memasak, namun impian-impian rumah tangga yang harus diupayakan dengan menabung membuat istri lebih hemat dengan memasak sendiri.

Sebagai istri, kamu pasti ingin membuat hindangan buat suami. Jadi wajar kalau tanpa sadar kamu sekarang rajin masuk ke dapur.

6. Kamu berubah jadi sosok wanita kuat, tegar, dan bisa diandalkan
Sebagai seorang istri, otomatis kamu punya tanggung jawab. Peranmu sangat penting dalam rumah tangga seperti memberikan masukan, saran, dan dukungan buat suami. Hal itu akan dibarengi dengan bertambahnya tingkat kedewasaan. Kamu juga bisa menjadi sosok wanita yang dapat dia andalkan kapan saja. Perempuan tidak bisa diremehkan karena peran sebagai istri bisa sangat berpengaruh pada kebahagiaan sebuah keluarga.

7. Me time Berubah
Kalau kalian sama-sama sibuk bekerja, waktu kalian untuk bertemu juga terbatas. Meskipun sudah tinggal satu atap, belum tentu bisa intens menghabiskan waktu yang berkualitas berdua saja. Makanya saat ada kesempatan, itu jadi momen yang kamu tunggu-tunggu. Kalau dahulu kamu sering menantikan untuk dapat me time di salon, sekarang me time tidak hanya tentang dirimu, kamu bisa berduaan dengan suami jadi kesempatan yang dinanti.

Perubahan usai menikah pasti terjadi karena dua orang berbeda hidup berdampingan di bawah atap yang sama. Pasti akan ada penyesuaian yang dilakukan agar hidup bisa harmonis dengan lebih mengenal satu sama lain. Terimalah perubahan yang ada dan jalani dengan penuh kebahagiaan sehingga rumah tanggamu pun adem ayem.

Leave a comment