Ibu Bahagia (Foto: Pexels)

Ibu merupakan sosok yang sangat berharga untuk kita. Pasalnya ibu memiliki pengaruh besar dalam negeri ini. Ibu melahirkan, mengasuh, merawat, mendidik, memberikan bekal ilmu serta segala pengorbananannya diberikan tanpa henti dan tentunya dengan cinta yang besar dan tulus.

Salah satu perjuangan seorang ibu adalah melahirkan generasi-generasi yang terus muncul dan nantinya akan menentukan keberhasilan negeri ini ke depannya. Oleh karena itu, ibu yang bahagia akan menghasilkan generasi yang berharga.

Kenapa bisa begitu? Ibu yang bahagia tentunya dapat mengelola emosi dengan baik sehingga dapat membersamai tumbuh kembang anak dengan optimal. Energi-energi positif dari ibu yang bahagia akan tersalurkan ke anak kita.

Selain itu anak adalah peniru ulung, bagaimana yang dia lihat tentunya dapat mereka aplikasikan ke perilaku mereka. Sehingga apabila seorang ibu dapat mengelola emosinya nantinya anak juga dapat menjadi pribadi yang bisa mengatur emosi serta perilakunya.

Menurut psikolog yang akrab disapa Lizzie, anak yang bahagia sejak kecil memiliki peluang besar untuk menjadi individu yang memiliki emosi positif. Selain itu, ibu yang bahagia dapat menciptakan suasana keluarga yang harmonis. Keluarga yang harmonis juga merupakan salah satu pengaruh dalam tumbuh kembang anak.

Apabila anak mendapatkan perilaku yang kurang sesuai seperti kekerasan atau melihat pertengakaran dapat berpengaruh kepada emosional dan mental anak. Apalagi anak balita yang memasuki usia “golden age” di mana sangat cepat menangkap dan mengingat tentunya akan mempengaruhi perkembangannya kelak.

Ada beberapa cara agar bisa menjadi ibu yang bahagia.
1. Memiliki support system
Peran keluarga sangatlah penting bagi ibu yang bahagia. Seorang ibu adalah manusia biasa, terkadang juga bisa merasa lelah, merasa up and down. Sehingga saat seorang ibu merasa sedang tidak dalam posisi yang baik, di situlah peran keluarga. Memberi semangat, kasih dan mendukung agar seorang ibu tetap dapat berperilaku baik dan berpikir jernih.

2. Menjaga pola hidup sehat
Saat sedang sehat, tentunya apa yang dikerjakan dapat mudah dijalankan. Sebaliknya, jika seorang ibu sakit pasti akan sulit untuk dapat mengelola emosi karena keadaan tubuh yang sedang tidak bisa dioptimalkan. Oleh karena itu, ibu perlu menjaga pola makan, istirahat yang cukup dan rajin berolahraga. Itu salah satu kunci hidup sehat.

3. Berlatih mengelola stres
Hal ini dapat dilakukan dengan menghindari pikiran-pikiran yang negatif dan tidak berpikir berlebihan pada sesuatu hal di luar kendali. Selain itu menjalin interaksi sosial dengan lingkungan sekitar juga dapat membantu dalam mengelola stres.

BACA JUGA: Bukan Cuma Urusan Ibu, Pengasuhan Anak Harus Seimbang Antara Ayah dan Ibu

4. Beri waktu untuk melakukan kegiatan yang disukai atau “me time”
Hal ini sangatlah penting untuk menyegarkan kembali pikiran ibu. Tidak perlu lama atau seberapa sering, tetapi yang terpenting cukup untuk ibu. Bisa dilakukan dengan menonton film saat anak sudah tidur, pergi ke salon, atau sekadar membaca buku.

Itulah beberapa hal yang bisa ibu lakukan untuk menjadi ibu yang bahagia. Seorang anak yang tumbuh dan berkembang dengan ibu yang bahagia, pada akhirnya akan berperilaku baik, dapat mengontrol emosi dan tentu menjadi pribadi yang baik hingga dewasa kelak.

Sehingga generasi-generasi anak yang seperti ini akan menjadi aset bangsa yang berharga, menjadi generasi yang berkualitas baik, dapat membawa negeri ini menjadi lebih baik.

Bagaimana Tanggapan Anda Tentang Artikel Ini?
+1
3
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Komentar