Habis Nikah Haruskah Langsung Memiliki Momongan?

foto anak dan orang tua (pexels)

Table of Contents

Vizcardine Audinovic – PKB Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Memiliki momongan menjadi harapan bagi mereka yang telah menikah. Salah satu tujuan menikah adalah untuk meneruskan keturunan. Menikah kemudian mempunyai anak adalah fase kehidupan yang umum dilalui masyarakat. Bahkan tak sedikit pasangan yang mendapat tekanan sosial jika setelah menikah tidak kunjung memiliki momongan. Tapi, apakah setelah menikah harus langsung punya anak?

Pertanyaan ini sesungguhnya tidak ada jawaban pastinya. Bisa iya atau tidak. Kembali pada diri kita masing-masing. Sudahkah kita siap menjadi orang tua? apakah segera mempunyai anak adalah hal yang kita butuhkan untuk melengkapi hidup kita? dan apakah jika belum mempunyai anak maka hidup tidak sempurna?

Kita tahu manusia hanya bisa berupaya, Tuhan yang menentukan takdirnya. Untuk mempunyai momongan nyatanya tidak semua pasangan bisa mendapatkannya. ada yang langsung punya anak setelah menikah, ada yang harus menunggu dalam hitungan bulan, bahkan tahunan untuk menanti buah hati. Banyak faktor yang mempengaruhi pasangan dapat memiliki anak atau tidak, salah satu hal yang bisa dilihat dan dikonsultasikan pada ahlinya adalah faktor kesehatan. Apakah pasangan sudah sehat secara fisik siap untuk memiliki anak?. Terkadang ada yang kondisinya sehat, tidak memiliki masalah kesuburan, namun buah hati juga tidak kunjung hadir.

Baca juga: Mendambakan Momongan? Lakukan 5 Investasi Ini Meskipun Belum Menikah

Tentu saja hal tersebut perlu dibicarakan saat akan menikah. Seberapa penting anak ada dalam kehidupan Anda dan pasangan. Sebenarnya yang terpenting adalah kesiapan Anda dan pasangan untuk menjadi orang tua. Memiliki anak atas dasar keinginan kedua belah pihak. Bukan karena tekanan masyarakat, ikut-ikutan, gengsi semata apalagi untuk berlomba-lomba siapa yang hidupnya paling sempurna.

Bagi kalian yang berencana ingin segera memiliki momongan setelah menikah, sah sah saja. Jika usia sudah masuk kategori ideal yakni 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki, sembari menunggu hadirnya buah hati maka yang dapat dilakukan adalah menguatkan komitmen kalian bersama pasangan, memeriksakan kesehatan reproduksi, merencanakan keuangan keluarga, belajar parenting, dan menjaga asupan gizi agar melahirkan anak sehat, bebas stunting.

Bagi pasangan yang masih ingin menikmati waktu berduaan pasca menikah, sah-sah juga. Tidak perlu khawatir dengan penilaian orang. Menunda memiliki anak adalah hak tiap insan yang tentu saja dibicarakan dengan pasangan. Anda dapat saling mengenal lebih dalam terhadap pasangan, menikmati waktu berdua lebih lama sebelum nanti ada tambahan anggota baru.

Baca juga: Dear Pengantin Baru, Yuk Lakukan 5 Hal Ini Sebelum Punya Anak

Apapun pilihan Anda, mau langsung punya anak atau menunda dulu yang penting adalah hasil kesepakatan kalian berdua. Tidak perlu risau dan khawatir dengan komentar orang lain. Karena Anda dan pasangan yang menjalani kehidupan bukan orang lain.

Bagaimana Tanggapan Anda Tentang Artikel Ini?
+1
3
+1
1
+1
0
+1
0
Scroll to Top