Menjaga Kualitas Sperma Suami (Foto: Pexels)

Ada berbagai cara meningkatkan kualitas sperma untuk memperbaiki kondisi kesuburan. Hal ini diperlukan ketika kamu sedang melakukan program hamil. Umumnya cara tersebut berkaitan dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat serta meninggalkan kebiasaan lama.

Jadi, apa saja cara meningkatkan dan memperbaiki kualitas sperma bagi pria yang perlu diketahui?

Mempunyai kualitas sperma yang sehat diperlukan agar terjadi proses pembuahan. Proses ini merupakan syarat awal sebelum pembuahan berhasil dan berujung pada kehamilan.

Dikutip dari Mayo Clinic, tidak semua pria mempunyai kualitas sperma yang sehat. Hal ini dipengaruhi dari gaya hidup serta kondisi kesehatan tertentu seperti kelainan sperma. Namun, masih ada beberapa cara sederhana yang dilakukan untuk membantu mengatasinya.

Cara meningkatkan serta memperbaiki kualitas sperma yang berhubungan dengan gaya hidup yang bisa kamu lakukan yakni:

1. Melakukan olahraga secara teratur
Olahraga sesekali rupanya belum cukup untuk membantu meningkatkan kualitas sperma. Salah satu cara memperbaiki kualitas sperma, kamu harus rutin melakukan olahraga, bukan hanya sesekali. Sebagai contoh, cukup berolahraga dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Pasalnya, rajin berolahraga bisa membantu meningkatkan kadar testosteron serta kualitas sperma yang lebih baik. Akan tetapi, kamu juga perlu berhati-hati untuk tidak melakukan olahraga secara berlebihan. Hal ini bisa membuat tubuh jadi mudah lelah serta menurunkan kadar hormon testosteron.

2. Menjaga berat badan ideal
Tidak hanya wanita, menjaga berat badan juga perlu dilakukan pria untuk menjaga kesuburan serta meningkatkan kualitas sperma. Apabila tidak menjaga berat badan, semakin besar kemungkinan untuk mengalami obesitas. Pria dengan berat badan berlebih hampir dua kali berisiko untuk memiliki jumlah sperma lebih sedikit dan pergerakan sperma yang buruk.

3. Hindari stres untuk meningkatkan kualitas sperma
Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas sperma adalah mengurangi stres. Kamu juga disarankan untuk menjauhi hal-hal yang menjadi pemicu stres.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal berjudul Nature Reviews Urology menyatakan bahwa stres memengaruhi kesuburan. Hal ini karena dapat mengurangi kepuasan terhadap hubungan seks yang dilakukan.

Hubungan antara stres dengan kesuburan ini dipercaya terjadi karena adanya hormon kortisol di dalam tubuh. Saat kamu merasakan stres dalam jangka waktu yang lama, hormon kortisol akan meningkat.

Ini dapat memberikan dampak buruk pada hormon reproduksi, yaitu hormon testosteron. Masalahnya, saat hormon kortisol meningkat, hormon testosteron justru menurun. Padahal, hormon testosteron termasuk hormon yang dibutuhkan untuk pembentukan sperma.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa stres. Sebagai contoh adalah berjalan kaki di tempat yang tenang, bermeditasi, atau menghabiskan waktu dengan support system.

4. Mengonsumsi makanan sehat
Menjaga pola makan serta memilih makanan bernutrisi merupakan hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas sperma. Kamu bisa memulainya dengan mengonsumsi makanan penyubur sperma. Sebagai contoh, makanan yang kaya anti-oksidan untuk meminimalisir adanya racun di dalam tubuh.

Tidak hanya itu saja, kamu juga bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan likopen. Laporan dari Ohio’s Cleveland Clinic menemukan bahwa konsumsi likopen dapat meningkatkan kualitas, mobilitas, dan volume sperma hingga 70%. Likopen merupakan nutrisi penting yang umumnya ditemukan dalam buah dan sayuran seperti tomat, stroberi, ceri, dan paprika merah.

5. Menghindari alkohol
Meski belum dapat dipastikan kebenarannya, alkohol dapat memengaruhi kesuburan. Hal ini berujung pada menurunnya kualitas sperma serta kesehatan tubuh. Menurunnya kualitas sperma karena alkohol efeknya adalah penurunan hormon testosteron, impotensi, hingga penurunan produksi sperma. Maka dari itu, akan lebih baik apabila Anda membatasi kadar alkohol untuk meningkatkan serta memperbaiki kualitas sperma.

6. Melakukan hubungan seks secara rutin
Rutin berhubungan seks adalah salah satu cara yang bisa kamu tempuh untuk meningkatkan kualitas sperma. Tidak hanya membantu agar pasangan cepat hamil, rutin melakukan hubungan intim dapat meningkatkan kesuburan.

Pasalnya, pergerakan serta bentuk sperma dipengaruhi oleh jumlah hari di mana kamu sedang tidak berhubungan seks. Sebagai contoh, coba berikan jeda selama dua hari untuk tidak berhubungan intim sehingga sperma berada di kondisi terbaik.

Maka dari itu, selain di masa subur kamu juga bisa melakukan hubungan seks setidaknya dua hingga tiga kali dalam seminggu. Hal ini dilakukan untuk membantu memperbaiki kualitas sperma agar pergerakan dan bentuknya memenuhi kriteria. Lalu, hindari penggunaan pelumas untuk menghindari terjadinya masalah kesuburan serta penurunan kualitas sperma.

7. Berhenti merokok
Merokok adalah salah satu gaya hidup yang kurang sehat dan kebiasaan ini bisa memengaruhi kualitas sperma. Jika kamu memang ingin meningkatkan kualitas sperma, akan lebih baik jika menghentikan kebiasaan ini.

Tidak hanya kamu, racun asap rokok yang menempel di tubuh juga bisa memengaruhi pasangan. Apabila ingin melakukan program hamil, setidaknya dibutuhkan waktu hingga 3 bulan unttuk mengeluarkan racun nikotin terlebih dahulu.

BACA JUGA: Kebiasaan Merokok akan Mengurangi Kualitas Sperma Calon Pengantin

8. Menghindari penggunaan celana ketat
Meningkatnya suhu panas di area kelamin juga bisa terjadi karena penggunaan celana yang terlalu ketat.

Penggunaan celana terlalu ketat memiliki risiko meningkatkan suhu di sekitar area skrotum, yang merupakan tempat produksi sperma. Selain itu, ada pula efek menekan area skrotum ketika pria menggunakan celana terlalu ketat.

Kamu juga bisa mengganti celana dalam dengan bahan katun dan serat alami untuk mengganti pakaian dalam sintetis dan ketat. Maka dari itu, hindari kebiasaan ini sebagai salah satu cara meningkatkan dan memperbaiki kualitas sperma.

9. Menjaga suhu tubuh tetap normal
Cara lainnya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas pserma adalah menjaga suhu tubuh. Hal ini tidak ada salahnya untuk dilakukan karena sperma cukup sensitif terhadap suhu tinggi.

Apabila kamu setiap hari mandi dengan air panas, coba untuk mengurangi intensitasnya. Walaupun efeknya tidak langsung, lama kelamaan kebiasaan ini bisa memengaruhi kualitas serta merusak sperma.

Selain itu, kamu juga harus mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama. Masalahnya, kebiasaan duduk berjam-jam dapat meningkatkan temperatur atau suhu tubuh pada area skrotum.

10. Mengonsumsi suplemen tambahan
Tidak cukup hanya dengan menjaga pola makan, kamu bisa meningkatkan kualitas sperma dengan suplemen tertentu. Sebagai contoh dengan mengonsumsi vitamin C atau vitamin D yang dapat menambah kadar hormon testosteron.

Selain itu, vitamin C juga kaya akan kandungan anti-oksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan jumlah sperma. Beberapa jenis suplemen lainnya yang bisa Anda konsumsi untuk membantu meningkatkan kualitas sperma, seperti Zinc, Selenium, Coenzyme Q10, Vitamin E, Asam folat, Vitamin B12.

11. Menghindari bahan kimia beracun
Ada banyak pekerjaan yang meningkatkan risiko tubuh Anda terpapar oleh bahan-bahan kimia beracun. Khususnya bagi Anda yang bekerja di lapangan, di bidang pertambangan dan sejenisnya. Tentu ada banyak sekali bahan kimia yang memengaruhi kesuburan seperti rimbal, pestisida, dan lain-lain.

Apabila tidak bisa dihindari, kamu bisa mencoba cara dengan melindungi diri seperti menggunakan peralatan pelindung. Selain itu, coba pula hindari kontak kulit dengan bahan kimia.

Bagaimana Tanggapan Anda Tentang Artikel Ini?
+1
3
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Komentar