Rumah Idaman

Memiliki hunian pasti menjadi mimpi setiap orang. Selain membeli rumah baru, tidak jarang yang membeli rumah seken karena berbagai faktor. Membeli rumah seken tentunya sah-sah saja asalkan kamu melakukannya dengan hati-hati.

Tidak mudah mencari rumah seken yang memang berkualitas dan sepadan dengan harga yang ditawarkan. Saat membeli rumah seken, ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan.

1. Lokasi
Perhatikan lokasi rumah ketika akan membeli rumah seken. Apakah berapa di kawasan banjir atau dekat dengan Sambungan Ekstra Tegangan Tinggi (SUTET). Rumah dikategorikan rawan banjir apabila rumah selalu terendam banjir saat hujan deras tiba. Kemudian, saat membeli rumah, pertimbangkan dekat tidaknya rumah kamu dengan SUTET. Karena rumah dekat SUTET biasanya sulit untuk dijual kembali.

Hal ini disebabkan anggapan SUTET memiliki risiko untuk kesehatan mereka yang berada di dekatnya, dan juga besar risiko saat terjadi bencana alam misal SUTET roboh atau korslet.

Selain dua hal tersebut, masih banyak juga yang perlu kamu perhatikan saat memilih lokasi rumah seken. Oleh karena itu, sangat disarankan agar kamu selalu mengecek bahwa rumah seken memiliki lokasi yang tidak berada di dekat SUTET, tidak berada di kawasan rawan banjir, tidak berada di dekat pemakaman, tidak terletak di gang kecil, tidak pernah menjadi lokasi kejadian perkara, dan terletak di lokasi yang strategis dan mudah dijual.

2. Kondisi bangunan
Rumah seken adalah rumah bekas pakai. Rumah bekas tentunya memiliki kondisi lebih buruk daripada rumah yang baru dibangun. Tapi seburuk apa kondisinya? Saat bangunan sebuah rumah sudah sangat tua, biasanya sudah jelas pembelinya harus membangun kembali rumah tersebut.

Proses ini tentu membutuhkan biaya jauh lebih besar daripada rumah yang hanya membutuhkan renovasi ringan. Oleh karena itu, kamu juga harus mengecek bagaimana kondisi bangunannya sebelum mengambil keputusan.

Biasanya pengecekan umum dilakukan dengan mengecek beberapa hal. Atap, pemeriksaan secara langsung dapat dilakukan tanpa perlu naik ke atap, bisa dengan berjalan mengelilingi rumah itu. Sebaiknya cek saat turun hujan untuk mengetahui letak-letak kebocoran.

Pondasi, selalu cek seluruh pondasi bangunan, kelilingi bagian luar bangunan serta bagian-bagian tersembunyi seperti basement. Cek tiang-tiang penyangganya juga apakah masih kuat atau sudah mulai rapuh.

Hal ketiga yang perlu kamu cek adalah kondisi kusen pintu dan jendela. Apabila terbuat dari kayu, besar kemungkinan kusen sudah rapuh atau terserang rayap. Setelah mengecek kondisi bangunan, kamu bisa menegosiasikan harga rumah dengan lebih baik lagi.

3. Fasilitas
Selain mengecek kondisi bangunannya, kamu juga disarankan untuk selalu menilai kondisi isi atau fasilitasnya. Apabila dinilai sangat buruk dan membutuhkan banyak perbaikan, biasanya kamu bisa menegosiasikan kembali harga beli rumah tersebut.

Cek kondisi perabot yang terdapat di dalamnya, karena terkadang furnitur sudah dalam keadaan rusak atau tidak layak pakai. Jika tadi kusennya sudah dicek, jangan lupa juga untuk mengecek bagaimana kondisi jendela itu sendiri. Apakah dapat dibuka tutup dengan mudah atau tidak. Serta pastikan kacanya masih kokoh.

Jika ada juga peralatan rumah tangga yang disediakan, cek kembali apakah layak pakai atau tidak. Jangan sampai malah tidak berguna sama sekali. Artinya, selalu pastikan rumah dalam keadaan baik dari luar dan dalamnya ya.

BACA JUGA: Siapkan Dana Lebih untuk 8 Biaya Tambahan Setelah Beli Rumah

4. Kondisi air
Hal penting lainnya saat membeli rumah seken yakni mengecek kondisi air di rumah tersebut. Tak jarang rumah berada di lokasi sulit air sehingga malah mengharuskanmu membeli air bersih nantinya. Jadi, pastikan air di lingkungan tersebut mudah didapat dan jernih serta tidak berbau. Kemudian cek juga kondisi sistem perairannya, apakah menggunakan sumur atau submersible atau sistem lainnya.

5. Drainase
Selain mengecek kondisi airnya, cek juga apakah ada kerusakan yang berhubungan dengan air yaitu di bagian langit-langit rumah. Coba perhatikan apakah ada bekas noda air akibat atap yang bocor. Periksa juga di bagian bawah wastafel, baik yang di dapur maupun kamar mandi. Tes juga semua keran dan shower bisa berfungsi dengan baik atau tidak.

Jika ada ruang bawah tanah, garasi, atau ruang penyimpanan, perhatikan pula apakah ada pompa air yang pernah mengalami kebanjiran. Ini menjadi salah satu petunjuk mengenai sistem drainase air di rumah itu dan sekitarnya, serta bagaimana potensi dan kemungkinan terkena banjir di masa depan.

6. Pemanas dan pendingin ruangan
Saat memilih sebuah rumah seken coba deh kamu cek juga keberadaan pendingin ruangan (air conditioner/AC) dan pemanas ruangannya. Mungkin kedengarannya sederhana, namun memperbaiki pemanas dan pendingin ruangan kelak juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Jika alat sudah tersedia di rumah yang dijual, pastikan kamu memeriksanya untuk mengetahui apakah sistem peralatan itu masih berfungsi dengan baik atau tidak. Tanyakan usia peralatan itu, coba hidupkan dan matikan untuk mengetahui kinerjanya.

Cek juga semua komponennya, misalnya saluran dan filter udara. Periksa juga bagian luar atau blower-nya. Dengarkan bunyi mesinnya saat bekerja. Selain itu, cari tahu apakah ada karat dan kotoran di situ. Jika perlu, panggil teknisi untuk melakukan uji coba sehingga kamu bisa yakin bahwa peralatan itu benar-benar masih baik kondisi dan performanya.

Dengan demikian, jika ada komponen yang rusak dan perlu diganti, kamu lagi-lagi bisa melakukan negosiasi dengan pemilik rumah lama agar ada penyesuaian harga rumah yang hendak dijual itu.

7. Kondisi sistem listrik
Hal terakhir yang penting untuk kamu cek saat memilih rumah seken adalah kondisi sistem listriknya. Jangan biarkan perbaikan yang membuat rumah terlihat lebih indah merogoh kocek kamu dalam-dalam.

Cek dan uji coba semua sekring listrik, apakah fungsinya untuk mengalirkan dan memutus arus listrik bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya atau tidak. Cek juga lampu dan berbagai peralatan listrik di rumah.

Itulah poin-poin penting yang perlu kamu perhatikan ketika memutuskan untuk membeli rumah seken.

Bagaimana Tanggapan Anda Tentang Artikel Ini?
+1
5
+1
1
+1
0
+1
0

Tinggalkan Komentar