Ilustasi Hubungan Suami Istri (Foto oleh Natalia V di pexels.com)

Mitos seputar malam pertama banyak sekali beredar di masyarakat. Salah satunya adalah perih  saat malam pertama adalah tanda perawan. Benarkah mitos tersebut?

Jawabannya bisa ya bisa juga tidak. Kita ulas terlebih dahulu mengapa bisa muncul rasa perih saat berhubungan badan? Menurut dr. Dyana Safitri Velies, Sp.OG(K), Tim Ahli Siapnikah.org, rasa perih dan sakit saat berhubungan intim pertama kali seringkali dikaitkan dengan proses penetrasi penis saat vagina masih kering.

Nyeri saat berhubungan dapat disebabkan oleh berbagai penyebab. Penyebabnya dapat bersifat psikis maupun fisik. Penyebab nyeri secara psikis mulai dari adanya ketidakpahaman mengenai hubungan intim. Dengan asumsi baru berhubungan pertama kali, maka bisa jadi rasa perih itu benar adalah tanda keperawanan.

Namun, rasa perih juga bisa muncul karena adanya riwayat pelecehan atau kekerasan seksual di masa lampau, adanya persepsi yang salah mengenai hubungan intim, adanya perasaan bersalah dari riwayat melakukan hubungan intim di luar nikah di masa lalu. Meskipun bukan pertama kali berhubungan badan, tapi rasa perih bisa muncul karena rasa trauma. Artinya mitosnya tidak benar.

Penyebab nyeri secara fisik diantaranya adalah adanya kondisi patologis di saluran vagina, seperti infeksi atau endometriosis, atau gangguan ekskresi pada kelenjar bartolin yang terdapat di muara vagina, yang memiliki fungsi mengeluarkan cairan pelumasan saat melakukan hubungan intim.

Untuk menghindarkan nyeri saat berhubungan intim pertama kali, penting dijaga situasi yang nyaman untuk kedua belah pihak, kesehatan dan kebersihan alat kelamin baik untuk suami maupun istri. Hindari hubungan intim yang dilakukan terburu-buru, supaya dapat menghindarkan timbulnya rasa nyeri saat berhubungan intim pertama kali. Penting bagi pasangan untuk melakukan pemanasan atau foreplay agar vagina menjadi basah dan penetrasi menjadi lebih nyaman.

BACA JUGA:

Menurut Dr. Yudho Bawono, S.Psi., M.Si. (IPPI), Tim Ahli Siapnikah.org, untuk membangun kehidupan baru dengan seseorang diperlukan adanya suatu kepercayaan satu sama lain. Hubungan yang dibangun dari awal jika sudah tidak dilandasi dengan keterbukaan dan kejujuran akan menimbulkan ketidaknyamanan dalam menjalaninya. Ketidaknyamanan ini juga bisa menimbulkan rasa nyeri saat berhubungan suami istri.

Dikusi Sebelum Menikah

Sebaiknya diskusi tentang keperawan dilakukan sebelum menikah. Ini untuk membuang rasa curiga kepada pasangan, supaya tidak merasa pasangan menyembunyikan sesuatu. Supaya kamu tidak menyesal setelah menikah.

Hanya saja harus mengelola cara diskusi. Jangan bertanya dengan sifat interogatif, tapi dengan berbagi. Ciptakan suasana yang nyaman dengan pasangan sebelum berdialog. Komunikasi adalah hal penting sebelum menikah, sehingga tidak ada rasa kecewa setelah menikah. Kepercayaan dan kejujuran adalah kunci dari sebuah komitmen pernikahan.

Mitos Darah Perawan (Foto oleh cottonbro dari Pexels)
Mitos Darah Perawan (Foto oleh cottonbro dari Pexels)

Keperawan Penting tapi Bukan yang Terpenting

Kembali ke tujuan pernikahan sebagai tujuan bekeluarga. Tugas utama keluarga adalah memenuhi kebutuhan jasmani, rohani, dan sosial anggota keluarganya. Mencakup pemeliharaan dan perawatan anak-anak, pembimbingan perkembangan kepribadian anak-anak, dan memenuhi kebutuhan emosional anggota keluarganya.

Jadi sebenarnya, keperawanan dan keperjakaan hanyalah salah satu tolak ukur kecil dibanding kesiapan pasangan sebagai calon istri dan ibu yang baik. Pernikahan bukan cuma membahas hubungan seksual. Memang itu faktor penting, namun ada faktor lain yang lebih penting untuk mencapai keharmonisan keluarga, yaitu kenyamanan lahir batin dengan pasangan.

Pelajari teori hubungan seksual sebelum menikah agar tercipta rasa nyaman saat berhubungan badan pertama kali setelah menikah. Sehingga rasa perih pada malam pertama dapat dihindari. Pelajari pula mitos tentang keperawanan lainnya di siapnikah.org. Jangan asal tuduh pasangan tak perawan sehingga menimbulkan persoalan rumah tangga.

Bagikan informasi ini kepada teman yang siap menikah. Follow juga akun Instagram @siapnikah_offcial dan klik tanda jempol biru di akun Facebook @siapnikah.org untuk mendapatkan update informasi bermanfaat dan menarik dari siapnikah.org. Jika masih ada pertanyaan, kamu bisa klik disini untuk bertanya pada Tim Ahli Siapnikah.org.

Leave a comment